Coba bayangkan tren sebuah acara tanpa souvenir. Orang datang, ikut, lalu pulang begitu saja. Tidak ada jejak, tidak ada sesuatu yang bisa dibawa pulang selain ingatan samar. Sekarang bandingkan dengan acara yang menutup hari dengan pemberian sebuah souvenir kecil tapi berarti sebuah tumbler dengan desain sleek, notebook elegan dengan nama penerima, atau totebag simple yang bisa dipakai setiap hari. Bedanya terasa sekali, bukan? Souvenir bukan lagi pelengkap, tapi...